Intelligent Transportation Systems (Vehicular and railway): Applications, Use Cases, & Communication

Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia > Campus News > Intelligent Transportation Systems (Vehicular and railway): Applications, Use Cases, & Communication

Depok, 5 Mei 2026 — Depok, 5 Mei 2026 — Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia (Fasilkom UI) melanjutkan rangkaian Visiting Professor Program UI Insight 2026 dengan menghadirkan Prof. Iyad Dayoub, Ph.D., sebagai pembicara dalam sesi diskusi bersama dosen dan mahasiswa pascasarjana Fasilkom UI di Ruang Rapat Besar Gedung Lama Fasilkom UI. Prof. Iyad merupakan profesor di bidang teknologi komunikasi dan sistem cerdas yang saat ini menjabat sebagai Director of Telecommunications Technologies & Intelligent Systems Department di IEMN-CNRS, Prancis. Selain aktif mengajar dan meneliti di bidang 5G/6G, komunikasi nirkabel, dan intelligent transportation systems, beliau juga telah menerbitkan ratusan publikasi ilmiah serta terlibat dalam berbagai proyek riset internasional bersama industri teknologi global.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah dosen Fasilkom UI, di antaranya Prof. Dr. Indra Budi, Prof. Harry Budi Santoso, dan Vektor Dewanto, Ph.D.

Dalam presentasinya bertajuk Intelligent Transportation Systems (Vehicular and Railway): Applications and Use Cases, Prof. Iyad membahas perkembangan teknologi komunikasi dalam sistem transportasi. Ia mengawali materi dengan menjelaskan bagaimana komunikasi pada transportasi berkembang dari metode sederhana, seperti sinyal tangan saat berkendara, hingga sistem komunikasi digital modern yang digunakan saat ini.

Pembahasan kemudian dilanjutkan dengan perkembangan jaringan seluler dari generasi awal hingga menuju teknologi 6G yang diperkirakan mulai digunakan pada tahun 2030. Menurut Prof. Iyad, teknologi 6G akan mendukung berbagai kebutuhan masa depan, seperti kendaraan tanpa pengemudi, penggunaan drone, layanan kesehatan, dan sektor industri, karena memiliki koneksi yang lebih cepat dan latensi yang sangat rendah.

Prof. Iyad juga menjelaskan konsep Vehicle-to-Everything (V2X), yaitu teknologi komunikasi yang memungkinkan kendaraan terhubung dengan kendaraan lain, infrastruktur jalan, pejalan kaki, hingga jaringan seluler untuk mendukung sistem transportasi yang lebih aman dan efisien.

Dalam pemaparannya, Prof. Iyad menjelaskan bahwa sistem transportasi cerdas dikembangkan untuk membantu mengurangi kecelakaan, kemacetan, serta dampak lingkungan. Ia menyampaikan bahwa menurut data World Health Organization, kecelakaan lalu lintas menyebabkan satu korban jiwa setiap 24 detik di dunia. Selain itu, kemacetan juga menyebabkan hilangnya waktu produktif dan kerugian ekonomi yang besar.

Berbagai contoh penerapan teknologi komunikasi kendaraan turut dibahas, seperti autonomous driving, pengaturan jarak antar kendaraan, deteksi tabrakan, sistem darurat, hingga informasi perbaikan jalan. Tidak hanya pada kendaraan roda empat, teknologi serupa juga diterapkan pada sistem perkeretaapian melalui konsep Railway for Intelligent Transportation System.

Pada sektor kereta api, Prof. Iyad menjelaskan pengembangan Future Railway Mobile Communication System (FRMCS) yang mendukung berbagai fitur modern seperti kereta tanpa masinis (driverless train), virtual coupling, dan pemisahan rangkaian kereta secara dinamis.

Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif, di mana dosen dan mahasiswa pascasarjana Fasilkom UI mengajukan berbagai pertanyaan, termasuk mengenai perkembangan sistem perkeretaapian di Indonesia.

Prof. Iyad Dayoub dijadwalkan melanjutkan rangkaian kegiatan Visiting Professor Program UI Insight 2026 di Fasilkom UI hingga Jumat, 8 Mei 2026, melalui seminar, kuliah tamu, dan diskusi akademik bersama sivitas akademika Fasilkom UI.