Mahasiswa Fasilkom UI Kembangkan Platform Rumah Sinau

Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia > E-News > Mahasiswa Fasilkom UI Kembangkan Platform Rumah Sinau

RumahSinau-CS

Rumah Sinau merupakan sebuah platform berbagi ruang yang mempertemukan pelajar yang ingin mencari bimbingan belajar (kursus/bimbel), tutor yang ingin mencari penghasilan tambahan dengan mengajar, dan pemilik ruang kosong yang ingin menyewakan ruangannya untuk kegiatan belajar. Platform yang dikembangkan berbasis website. Pengembangan platform ini bertujuan untuk memberikan solusi bagi masyarakat yang ingin mengikuti bimbingan belajar namun terkendala dengan lokasi dan tutor. Selain itu, platform ini juga bermanfaat bagi pemilik ruang kosong yang ingin menambah penghasilan dengan penyewaan ruangan yang dimiliki.

Platform Rumah Sinau ini pertama kali dikembangkan pada bulan Agustus 2015 dengan target cakupan di daerah Jabodetabek. Namun hingga saat ini, ruang kosong yang telah terdaftar pada platform Rumah Sinau ternyata telah menjangkau ke daerah Denpasar dan Batam. Program yang ditawarkan oleh platform ini antara lain persiapan ujian nasional, SBMPTN dan kelas tematik. Program-progam belajar dari platform terbuka untuk masyarakat umum.

Dalam kompetisi Digital Creative Indonesia 2015 yang diselenggarakan oleh Telkomsel pada tanggal 22 Oktober 2015 di Jakarta, Rumah Sinau berhasil meraih penghargaan di kategori Pendidikan (E-Education). Dengan menyisihkan 10 finalis lainnya, Rumah Sinau menjadi salah satu dari 400 aplikasi terbaik sebagai solusi perkotaan. Tim dari Rumah Sinau antara lain Abdul Basir (CEO & Alumni FMIPA UI), Lintang Matahari Hasani (CTO & Mahasiswa Fasilkom UI), dan Aprilia Nur Fitrianti (CCO & Alumni FMIPA UI).

Dengan mengusung tema The NextDev, kompetisi ini diselenggarakan untuk menggali potensi anak muda Indonesia dalam membuat mobile apps yang mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat terutama untuk pengembangan Kota Pintar (Smart City). Sub-tema aplikasi dalam kompetisi ini antara lain pemerintahan, kesehatan, pendidikan, UKM, pariwisata, dan transportasi publik. Kriteria-kriteria penjurian meliputi kerjasama tim, bagaimana produk dan fitur yang dibuat, bagaimana bisnis modelnya, target pasar serta skalabilitas dari aplikasi yang dibuat.

Melalui Rumah Sinau ini diharapkan dapat membuka kesempatan bagi masyarakat (siswa-tutor-pemilik ruang kosong) untuk menjalin kerjasama dalam mendukung proses pendidikan bagi putra-putri bangsa. Selain itu, dapat memotivasi anak-anak muda selalu bekarya sesuai bidang yang diminati. (ip)