Depok, 13 Mei 2026 — Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia (Fasilkom UI) menyelenggarakan Seminar Reboan Episode 7: Federated Learning in Industrial IoT Security: Issues, Challenges and Future Recommendation sebagai bagian dari rangkaian Visiting Professor Program UI Insight 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara luring di Ruang Sidang Gedung Baru Fasilkom UI serta daring melalui Zoom Meeting.
Seminar menghadirkan Prof. Madya Dr. Mohammad Kamrul Hasan, Associate Professor dari Center for Cyber Security, Universiti Kebangsaan Malaysia, sebagai pembicara utama. Kegiatan dihadiri oleh dosen dan mahasiswa Fasilkom UI.
Acara dibuka dengan sambutan dari Prof. Harry Budi Santoso, S.Kom., M.Kom., Ph.D., selaku Manajer Riset, Inovasi, Pengabdian Masyarakat, dan Kemitraan Akademik Fasilkom UI. Dalam sambutannya, Prof. Harry menyampaikan terima kasih kepada Prof. hasan dan semoga kegiatan seminar ini dapat bermanfaat bagi peserta. Seminar kemudian dipandu oleh Amril Syalim, S.Kom., M.Eng., Ph.D., CISSP sebagai moderator.
Dalam pemaparannya, Prof. Madya Dr. Hasan menjelaskan perkembangan Industrial Internet of Things (IIoT), mulai dari sistem industri konvensional hingga konsep Industry 4.0 dan Industry 5.0 yang saat ini berkembang pesat. Ia menjelaskan bahwa teknologi IIoT memungkinkan berbagai perangkat industri saling terhubung untuk meningkatkan efisiensi, otomatisasi, dan pemantauan sistem secara real-time.
Namun, menurutnya, perkembangan tersebut juga menghadirkan berbagai tantangan keamanan siber. Ia menjelaskan bahwa sistem industri modern rentan terhadap berbagai ancaman, seperti pencurian data, serangan malware, hingga gangguan pada infrastruktur penting seperti pembangkit listrik dan fasilitas industri.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Prof. Madya Dr. Hasan memperkenalkan konsep federated learning, yaitu metode pembelajaran kecerdasan artifisial (AI) ini memungkinkan perangkat melatih model secara lokal langsung pada sumber data, tanpa perlu mengirimkan data mentah ke server pusat, yang secara signifikan meningkatkan privasi data dan meminimalkan risiko kebocoran informasi.
Ia juga menjelaskan bahwa teknologi federated learning memiliki potensi besar untuk diterapkan pada berbagai sektor, seperti kesehatan, smart grid, hingga sistem keamanan industri. Selain itu, teknologi ini dapat membantu mendeteksi pola serangan siber secara lebih cepat dan adaptif tanpa mengorbankan keamanan data pengguna.
Kegiatan diakhiri dengan sesi tanya jawab interaktif dan foto bersama antara pembicara dan peserta seminar. Melalui kegiatan ini, Fasilkom UI berharap sivitas akademika dapat memperoleh wawasan mengenai perkembangan teknologi AI dan keamanan siber yang berperan penting dalam mendukung transformasi industri digital di masa depan.


