Depok, 5 Agustus 2026 — Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia (Fasilkom UI) kembali menyelenggarakan Seminar Reboan Episode 9 dengan Judul Generative AI for Audio Generation. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Sidang Lantai 4 Fasilkom UI ini menghadirkan Andros Tjandra, Ph.D., Research Scientist in Speech and Multimodal AI di Meta, sebagai pembicara, dengan Dr.-Ing. Ikhsanul Habibie sebagai moderator. Seminar dihadiri oleh dosen dan mahasiswa Fasilkom UI sebagai wadah untuk memperluas wawasan mengenai perkembangan teknologi kecerdasan artifisial (AI), khususnya dalam menghasilkan dan mengolah audio secara otomatis.
Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Dr. Baginda Anggun Nan Cenka, selaku Asisten Manajer Riset, Inovasi, dan Pengabdian Masyarakat Fasilkom UI. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa Seminar Reboan kembali diselenggarakan setelah sempat tidak dilaksanakan selama masa liburan semester.
Selanjutnya, Andros memperkenalkan perkembangan risetnya di bidang pengenalan dan generasi suara serta pembelajaran mesin multimodal. Ia juga membagikan perjalanan akademik dan profesionalnya, termasuk pengalaman menempuh pendidikan di Fasilkom UI dan melanjutkan studi doktoral di Jepang sebelum berkarier sebagai ilmuwan riset di Meta.
Dalam pemaparannya, Andros menjelaskan perkembangan AI generatif untuk audio, yaitu teknologi yang memungkinkan komputer menghasilkan suara berdasarkan instruksi atau informasi tertentu. Teknologi ini dapat digunakan untuk menghasilkan berbagai bentuk audio, seperti percakapan, musik, efek suara, hingga suara latar. Salah satu contoh yang dibahas adalah Audiobox, sistem yang memungkinkan pengguna menghasilkan audio berdasarkan deskripsi atau contoh suara tertentu. Pembahasan kemudian berlanjut pada teknologi audio dalam Moviegen, yang mengembangkan kemampuan AI untuk menghasilkan suara yang sesuai dengan isi dan pergerakan dalam video. Dengan teknologi tersebut, AI tidak hanya menghasilkan suara, tetapi juga berupaya memastikan suara yang dihasilkan selaras dengan adegan sehingga dapat menciptakan pengalaman audio visual yang lebih realistis dan imersif.
Andros juga membahas berbagai tantangan dalam pengembangan teknologi tersebut, terutama dalam menjaga kualitas, kesesuaian, dan kendali terhadap audio yang dihasilkan AI. Peserta diperkenalkan secara umum pada metode flow matching, yaitu pendekatan yang membantu AI mempelajari bagaimana mengubah pola suara yang masih berupa gangguan atau noise menjadi suara yang lebih terstruktur sesuai dengan tujuan pengguna. Selain itu, dibahas pula penerapan AI dalam text-to-speech, kloning suara, serta pembuatan efek suara yang dapat disesuaikan dengan teks dan video. Pengembangan teknologi ini membutuhkan data dan proses evaluasi yang besar untuk memastikan suara yang dihasilkan terdengar alami, sesuai konteks, dan memiliki kualitas yang dapat diterima.
Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Peserta mengajukan pertanyaan mengenai metode evaluasi kualitas audio yang dihasilkan AI, kesiapan teknologi untuk diterapkan dalam produksi, kebutuhan sumber daya komputasi, serta perbedaan antara penelitian di lingkungan akademik dan industri. Andros juga membagikan pandangannya mengenai perkembangan karier di bidang penelitian AI dan tren teknologi generatif di masa mendatang, termasuk potensi hadirnya model AI yang mampu menangani berbagai jenis informasi secara terpadu.
Kegiatan Seminar Reboan Episode 9 ditutup dengan pemberian suvenir kepada pembicara dan sesi foto bersama. Melalui kegiatan ini, Fasilkom UI terus mendorong pertukaran pengetahuan dan wawasan mengenai perkembangan teknologi AI sekaligus membuka ruang bagi dosen dan mahasiswa untuk berdiskusi langsung dengan praktisi dan peneliti yang berkiprah di tingkat internasional.


