Depok, 5 September 2026 — Departemen Kajian dan Aksi Strategis (Kastrat) BEM Fasilkom UI 2026 bekerja sama dengan Girl Up Universitas Indonesia sukses menyelenggarakan acara Womantic 3.0 pada Sabtu, 5 September 2026. Berlokasi di Auditorium Indro Suwandi, Lantai 2 Gedung Baru Fasilkom UI, acara yang terbuka untuk umum ini berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 13.15 WIB dengan fokus pembahasan mengenai etika kecerdasan artifisial (AI) serta Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO).
Kegiatan dibuka dengan hangat melalui sambutan dari President Girl Up UI 2025/2026, Annisa Shafa Humaira, dan Ketua BEM Fasilkom UI. Acara kemudian diserahkan kepada Raida Khoyyara, mahasiswa Fasilkom UI yang bertindak sebagai moderator, untuk memandu sesi diskusi. Suasana diskusi terasa makin hangat saat panggung utama dihadiri oleh dua narasumber ahli: Laksmita Rahadianti, seorang dosen Fasilkom UI, serta Hardiana Clarisa selaku Co-founder SHEraya sekaligus IP & Tech Lawyer. Keduanya mengajak peserta menyelami kompleksitas dunia digital: mulai dari konsep dasar, manfaat, hingga dilema etika di balik pengembangan AI. Tak hanya itu, lanskap Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) yang kian mengkhawatirkan serta peran krusial platform digital dalam menciptakan ruang siber yang aman juga dikupas secara mendalam.
Antusiasme peserta berlanjut ke sesi diskusi publik dan tanya jawab interaktif yang dinamis. Setelah sesi penyerahan sertifikat sebagai bentuk apresiasi, para peserta diajak berpartisipasi aktif dalam workshop singkat menggunakan platform Padlet. Di sana, setiap peserta membagikan pandangan dan gagasan mereka tentang wujud ruang digital yang ideal serta aman bagi perempuan. Melalui kolaborasi manis ini, BEM Fasilkom UI dan Girl Up UI tidak hanya menyampaikan pemikiran akademis, tetapi juga menyalakan kesadaran kritis bersama demi mewujudkan lingkungan digital yang lebih inklusif, beretika, dan aman bagi semua.



