Jakarta, 17 – 18 September 2026 — Tim mahasiswa kolaborasi lintas fakultas Universitas Indonesia (UI) yang tergabung dalam tim #KuatJadiWNI sukses mengukir prestasi gemilang dengan meraih Juara 1 pada ajang kompetisi nasional UI Hackathon 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Securing the Digital Frontier & Automating the Future Supply Chain” ini diselenggarakan pada 17–18 September 2026 di Ballroom Hotel RA Suites Simatupang, Jakarta.
Kemenangan bergengsi ini diraih berkat inovasi teknologi bertajuk InfraGuard AI, sebuah sistem pemeliharaan infrastruktur pintar berbasis AI-Powered Building Information Modeling (BIM) dan inspeksi drone. Inovasi ini digagas oleh tim multidisiplin yang terdiri dari:
- Hafidza S. Zahratunnisa (S3 Ilmu Komputer Fasilkom UI, mahasiswa bimbingan Prof. Harry Budi Santoso)
- Naufal Budi Laksono (S3 Teknik Sipil FT UI)
- Amirah Salsabila W. P. (S3 Teknik Mesin FT UI)
- Ryananda Putra I. (S3 Teknik Mesin FT UI)
- Brilian Shella R. A. S. (S3 Akuntansi FEB UI)
InfraGuard AI hadir sebagai solusi atas tingginya persentase kerusakan jembatan di Indonesia. Sistem ini mentransformasi metode inspeksi jembatan konvensional yang berisiko tinggi menjadi proses penilaian terstandarisasi yang didorong oleh kecerdasan buatan (artificial intelligence). Dalam alur kerjanya, AI berperan membantu proses pengambilan keputusan secara cepat dan presisi, sementara otoritas keputusan akhir tetap berada di tangan insinyur struktur.
Melalui keberadaan InfraGuard AI, tim #KuatJadiWNI menargetkan dampak nyata (real impact) pada tata kelola infrastruktur nasional, antara lain mempercepat proses inspeksi jembatan hingga 70%, memungkinkan deteksi dini kerusakan, menyediakan satu rekam digital terintegrasi untuk pemantauan, serta mewujudkan umur aset yang lebih berkelanjutan (more sustainable asset lifespan). Prestasi ini menjadi bukti nyata kontribusi aktif riset dan inovasi akademisi UI dalam menjawab tantangan nyata di masyarakat.


