Depok, Fasilkom UI – Prestasi bukan sekadar catatan di atas kertas. Bagi Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia (Fasilkom UI), prestasi adalah modal awal untuk membentuk talenta yang mampu berkembang, berkompetisi, dan memberikan kontribusi lebih luas pada masa depan.
Semangat tersebut kembali ditegaskan Fasilkom UI melalui penandatanganan beasiswa jalur prestasi bagi mahasiswa berprestasi. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen fakultas dalam memberikan dukungan kepada mahasiswa yang telah menunjukkan capaian sejak sebelum memasuki bangku perguruan tinggi.
Dari tujuh penerima beasiswa, enam mahasiswa berasal dari Program Studi Ilmu Komputer, yakni Nicholas Edward, Ilham Ligar Samudra, Rana Azka Hanania, Muhammad Fakhri Mubarok, Labib Habibillah, dan Thesen Wijaya. Sementara itu, Farabi Azzam merupakan mahasiswa Program Studi Kecerdasan Artifisial.
Dalam kesempatan tersebut, Dekan Fasilkom UI Prof. Dr. Eng. Wisnu Jatmiko, S.T., M.Kom. memberikan pesan khusus kepada para penerima beasiswa. Menurutnya, kesempatan yang diperoleh mahasiswa berprestasi harus diikuti dengan kemauan untuk terus berkembang dan keluar dari zona nyaman.
Sementara itu, Denny, S.Kom., MIT., Ph.D. menekankan pentingnya mahasiswa terus meningkatkan kemampuan dan tidak berhenti pada capaian yang telah diraih.
Beliau menilai dunia kompetisi, khususnya di bidang ilmu komputer dan pemrograman, memiliki tingkat persaingan yang semakin tinggi. Fasilkom UI sendiri telah memiliki pengalaman panjang dalam kompetisi pemrograman internasional. Denny menyebut UI telah sembilan kali mengirimkan tim ke ajang World Final dan menekankan bahwa kompetisi di tingkat dunia bukan perkara mudah.
Karena itu, para penerima beasiswa didorong tidak berhenti pada prestasi yang telah mereka raih. Mereka diharapkan terus mengambil kesempatan untuk mengikuti berbagai kompetisi, kegiatan akademik, organisasi, maupun aktivitas pengembangan diri lainnya selama menjadi mahasiswa Fasilkom UI.
Beliau juga mengingatkan mahasiswa agar tidak mengorbankan aspek penting dalam kehidupan perkuliahan demi mengejar prestasi. Menurutnya, mahasiswa tetap perlu mengikuti perkuliahan, menjaga kesehatan, berolahraga, bersosialisasi, dan aktif dalam organisasi.
Pesan tersebut sejalan dengan harapan Fasilkom UI agar penerima beasiswa tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga berkembang sebagai individu yang memiliki pengalaman dan kemampuan beragam. Beliau bahkan mendorong mahasiswa untuk berani mencoba berbagai kompetisi dan bidang baru.
Prestasi sebagai Investasi Jangka Panjang
Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Pendidikan, Penelitian, dan Kemahasiswaan Fasilkom UI Prof. Dr. Achmad Nizar Hidayanto, S.Kom., M.Kom. menekankan bahwa prestasi mahasiswa bukan hanya penting untuk pencapaian selama kuliah. Rekam jejak tersebut dapat menjadi investasi jangka panjang yang membuka berbagai peluang setelah lulus.
Beliau mengakui persaingan di bidang ilmu komputer semakin ketat. Jika sebelumnya kemampuan programming seolah menjadi kekuatan yang sangat identik dengan Fasilkom UI, kini sejumlah perguruan tinggi lain juga menunjukkan perkembangan pesat.
Menurutnya, tantangan tersebut justru menjadi alasan bagi Fasilkom UI untuk terus mengembangkan talenta yang dimiliki. Mahasiswa yang memperoleh beasiswa jalur prestasi diharapkan tidak sekadar menikmati fasilitas, tetapi mampu mengembangkan potensi dan memberikan kontribusi bagi almamater.
Beliau juga mengingatkan mahasiswa agar tidak terjebak pada orientasi jangka pendek. Tawaran pekerjaan dengan penghasilan menarik memang dapat datang lebih cepat, tetapi pengalaman dan rekam jejak prestasi selama menjadi mahasiswa memiliki nilai yang berbeda.
Beliau pun mencontohkan sejumlah alumni Fasilkom UI yang memiliki rekam jejak kuat dalam kompetisi dan kemudian melanjutkan pendidikan hingga jenjang lebih tinggi di luar negeri. Menurut Prof Nizar, perjalanan tersebut menunjukkan bahwa prestasi selama masa kuliah dapat menjadi bagian penting dari perjalanan akademik dan profesional seseorang.
Jangan Lewatkan Kesempatan Selama Kuliah
Manajer Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni Fasilkom UI Dr. Siti Aminah turut memberikan arahan kepada mahasiswa penerima beasiswa agar memanfaatkan masa kuliah untuk membangun pengalaman sebanyak mungkin.
Bagi Dr. Siti, masa sebagai mahasiswa merupakan periode yang tidak dapat diulang. Karena itu, kesempatan untuk berprestasi, mengikuti kompetisi, membangun jejaring, dan mengembangkan kemampuan perlu dimanfaatkan sejak awal.
Beliau menekankan bahwa mahasiswa tidak seharusnya hanya menunggu arahan dari dosen atau pembina. Semangat untuk berlatih dan berkembang harus muncul dari diri sendiri.
Lebih jauh, pemberian beasiswa jalur prestasi diharapkan menjadi bentuk hubungan timbal balik antara mahasiswa dan Fasilkom UI. Mahasiswa memperoleh dukungan untuk menempuh pendidikan, sementara fakultas berharap mereka dapat terus mengembangkan prestasi dan membawa nama Fasilkom UI dalam berbagai ajang.
Penandatanganan beasiswa pun tidak sekadar menjadi seremoni administratif. Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa capaian yang telah diraih para mahasiswa merupakan awal dari perjalanan yang lebih panjang.
Dengan dukungan akademik, pembinaan kompetisi, serta lingkungan yang mendorong mahasiswa untuk terus mencoba dan berkembang, Fasilkom UI menaruh harapan agar para penerima beasiswa mampu menjaga semangat berprestasi sekaligus membangun rekam jejak yang kuat.

