Depok, 8 Juni 2026 — Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia (Fasilkom UI) menyelenggarakan hari pertama kegiatan Intensive Course on Analysis of the Impact of Wind Power Plants on Radar Systems yang menghadirkan Jan Pidanič, Ph.D. dari Faculty of Electrical Engineering and Informatics, University of Pardubice, Republik Ceko yang berlangsung di Ruang Kelas A1.54, Gedung Baru Fasilkom UI. Kegiatan ini merupakan rangkaian kursus intensif selama tiga hari yang membahas pengaruh pembangkit listrik tenaga angin—turbin angin—terhadap kinerja sistem radar serta berbagai pendekatan untuk mengatasinya.
Pada sesi pembukaan, Jan Pidanič, Ph.D. memperkenalkan University of Pardubice dan berbagai topik penelitian yang dikembangkan di institusinya. Ia menjelaskan bahwa teknologi radar memiliki cakupan pemanfaatan yang jauh lebih luas daripada sekadar sistem pemantauan lalu lintas udara di bandara. Saat ini, radar juga digunakan pada berbagai teknologi modern, termasuk sistem keselamatan dan navigasi pada kendaraan.
Dalam pemaparannya, ia juga menyoroti berbagai kolaborasi penelitian yang telah dilakukan bersama sejumlah universitas dan institusi internasional. Indonesia disebut sebagai salah satu negara yang memiliki potensi besar untuk pengembangan dan penelitian sistem radar mengingat karakteristik geografisnya sebagai negara kepulauan dengan banyak bandar udara dan wilayah yang memerlukan cakupan pemantauan yang luas.
Pada hari pertama, peserta memperoleh pengenalan mengenai dasar-dasar sistem radar primer (primary pulse radar systems). Materi ini menjadi landasan penting untuk memahami tantangan yang muncul akibat keberadaan turbin angin terhadap performa sistem radar. Hal ini karena turbin angin bisa disalah artikan sebagai objek lain di radar.
Melalui kursus ini, peserta akan mempelajari bagaimana struktur besar dan baling-baling turbin angin dapat menghasilkan pantulan radar yang kuat dan dinamis, sehingga berpotensi mengganggu proses deteksi dan pelacakan objek. Selain membahas aspek teoritis, rangkaian kegiatan juga akan mencakup cara membaca simulasi radar dan studi pengukuran lapangan.
Kegiatan hari pertama ditutup dengan sesi diskusi antara peserta dan pembicara mengenai perkembangan teknologi radar modern. Dalam diskusi tersebut disampaikan bahwa perkembangan sistem radar saat ini semakin banyak didorong oleh inovasi perangkat lunak (software) dibandingkan perangkat keras (hardware), sehingga membuka peluang penelitian yang lebih luas di bidang pemrosesan sinyal, kecerdasan buatan, dan optimasi algoritma radar.


