Halal bi Halal Fasilkom UI 1447 Hijriah

Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia > Campus News > Halal bi Halal Fasilkom UI 1447 Hijriah

Depok, 31 Maret 2026 — Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia (Fasilkom UI) bersama Pusat Ilmu Komputer Universitas Indonesia (Pusilkom UI) menyelenggarakan kegiatan Halal Bihalal sebagai momentum untuk mempererat silaturahmi antar sivitas akademika selepas lebaran Idulfitri. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Indro Suwandi, Gedung Baru Fasilkom UI lantai 2.

Acara dihadiri oleh dosen, staf, serta mahasiswa yang turut berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan Halal Bihalal. Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa sejak awal hingga akhir acara.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh mahasiswa Fasilkom UI sebagai pembawa acara, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Dekan Fasilkom UI yang menyampaikan pentingnya menjaga kebersamaan dan memperkuat hubungan antar sivitas akademika.

Pada sesi tausiyah, Dr. Abdul Rochim menyampaikan refleksi mendalam mengenai makna kesempurnaan agama dan keterbatasan manusia. Beliau mengulas momen haji terakhir Rasulullah yang menandai bahwa ajaran Islam telah sempurna dan tugas kerasulan telah diselesaikan. Namun demikian, manusia sebagai pelaksana ajaran tersebut tetap memiliki keterbatasan. Lebih lanjut, beliau mengangkat kisah Nabi Adam yang tergoda oleh iblis untuk memakan buah terlarang sebagai gambaran bahwa manusia tidak luput dari kesalahan. Oleh karena itu, penting bagi setiap individu untuk terus memperbaiki diri.

Dalam tausiyahnya, beliau juga menjelaskan tiga aspek utama dalam kualitas keberagamaan seseorang, yaitu keimanan, pelaksanaan ajaran (amalan), dan ilmu pengetahuan. Ketiga aspek ini saling berkaitan dan perlu ditingkatkan secara seimbang untuk mencapai kualitas hidup dan keberagamaan yang lebih baik. Beliau juga menyoroti perbedaan antara keimanan dan keyakinan melalui contoh sederhana. Secara ilmu pengetahuan, banyak orang memahami bahwa merokok berdampak buruk bagi kesehatan, bahkan dokter sekalipun. Namun, pada praktiknya masih ada yang tetap merokok. Hal ini menunjukkan bahwa mengetahui sesuatu belum tentu diiringi dengan keyakinan dan tindakan yang sejalan.

Sesi tausiyah ditutup dengan doa yang dipimpin oleh beliau, diikuti dengan rangkaian penutup berupa foto bersama, makan siang, dan ramah tamah yang semakin mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan Fasilkom UI dan Pusilkom UI. Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan, saling memaafkan, dan refleksi diri dapat terus terjaga serta menjadi fondasi dalam membangun lingkungan akademik yang harmonis dan kolaboratif.